KasgoPANDUAN KASGO F&B
Stok Produk
Panduan KasGo F&B/Menu & Bahan/Stok Produk

Stok Produk

Stok untuk menu jadi (siap-jual), riwayat masuk-keluar, penyesuaian.

VERSI APLIKASI 1.23.0

Tracking stok di F&B berbeda dengan retail — sebagian besar yang dilacak adalah bahan baku seperti beras, ayam, kopi, dan susu, bukan menu jadinya. KasGo F&B punya 2 cara: Stok Menu Sederhana yang per item menu, dan Bahan Baku + Resep yang meng-auto-deduct saat menunya dipesan.

Pilih satu pendekatan saja: stok menu langsung, yang cocok untuk kafe dengan minuman botolan dan paket nasi siap saji; atau bahan baku dengan resep, yang cocok untuk resto yang memasak fresh. Mencampur keduanya justru membingungkan.

A. Pendekatan 1: Stok Menu Langsung

Halaman Stok — list menu dengan stok saat ini, badge warning stok rendah, tombol Tambah Stok per item
Stok per menu — cocok untuk produk yang siap dijual.

Aksesnya: dari Beranda, buka Stok. Ia menampilkan list menu beserta jumlah stoknya saat ini.

Ia cocok untuk:

Kafe yang menjual minuman botolan: susu kotak, soft drink, dan air mineral.
Pastry atau bakery yang berproduksi di pagi hari, dan menjualnya habis di hari itu.
Paket nasi kotak yang sudah dibuat sebelumnya.
Snack dan kerupuk.

Saat menunya dipesan, stoknya otomatis turun 1. Untuk menambah stok manual, gunakan tombol Tambah Stok, atau lewat menu Pembelian.

B. Pendekatan 2: Bahan Baku + Resep

Setupnya ada di Bahan Baku, dari menu home. Setiap menunya di-link dengan resepnya — berisi list bahan beserta quantity yang dipakai. Saat menunya dipesan, sistem otomatis mengurangi semua bahan di resep itu.

Contoh setupnya. Menu: Nasi Goreng Spesial. Resepnya: Beras 200 gram; Telur 1 butir; Ayam suwir 50 gram; Bumbu nasgor 1 sdt; dan Minyak 20 ml.

Ia cocok untuk:

Resto yang memasak fresh: warteg, nasi padang, dan resto Asia.
Coffee shop hand-brew, yang men-track beans, susu, gula, dan syrup.
Bakery yang memproduksi roti dari tepung dan bahan dasar lainnya.
Catering, yang men-track inventory kering untuk jangka panjang.

C. Stok Rendah & Bahan Menipis

Set Stok Minimum per menu atau per bahannya. Sistem memperingatkan Anda saat stoknya turun di bawah threshold itu.

Stok menu yang rendah memunculkan banner kuning di list Stoknya.
Bahan baku yang menipis muncul di card “Bahan Menipis” di Dashboard, di antara 5 card ringkasannya.
Saat checkout, kalau menunya memakai bahan yang habis, sistem memberi warning supaya kasirnya sadar.

Stok minimum yang direkomendasikan adalah kebutuhan 2-3 hari operasional — cukup sebagai buffer untuk restock, tanpa membuat Anda over-stock.

D. Tips Stok F&B

Lakukan stok opname mingguan — Hitung fisik bahan bakunya tiap akhir minggu, lalu bandingkan dengan stok di sistemnya. Selisihnya menandakan waste, pencurian, atau resep yang salah.
Untuk bahan baku fresh, batasi stoknya — Sayur dan daging fresh sebaiknya dibeli sesuai konsumsi 2-3 hari, supaya ia tidak membusuk.
Untuk bahan baku kering, siapkan buffer stok — Beras, tepung, dan gula aman distok untuk 1-2 minggu, dan harganya lebih murah bila dibeli dalam jumlah besar.
Terapkan FIFO untuk semua bahan — First-In First-Out: bahan yang masuk duluan dipakai duluan. Tandai tanggal masuknya di kemasan fisiknya.
Audit waste-nya — Bahan yang masuk pembuangan karena busuk atau terbuang dicatat di Pengeluaran, dengan kategori “Waste”. Analisis ia bulanan demi efisiensi.
SUDAH TERBANTU?
Ada bagian yang belum jelas? Tanyakan langsung, dibalas 09.00–21.00 WIB.
Tanya via WhatsApp