KasgoPANDUAN KASGO F&B
FAQ
Panduan KasGo F&B/Bantuan/FAQ

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan.

VERSI APLIKASI 1.23.0

A. Apa bedanya Kasgo F&B dengan Kasgo POS (retail)?

Kasgo F&B adalah varian khusus untuk bisnis Food & Beverage, dengan fitur tambahan yang tidak ada di Kasgo POS reguler.

Modifier / Add-on — topping, level pedas, dan ukuran minuman.
Manajemen Meja — nomor meja, status Tersedia atau Terisi, dan areanya.
Reservasi — booking meja dengan tanggal dan jamnya, lewat 4 status: Menunggu, Dikonfirmasi, Duduk, dan Selesai.
Pesanan Terbuka (Open Order) — menyimpan pesanan tanpa membayarnya; ia cocok untuk dine-in.
KOT (Kitchen Order Ticket) — dicetak otomatis ke printer dapur yang terpisah.
Bahan Baku & Resep, dengan Bahan Olahan berupa bumbu atau saus racikan dari sub-resepnya.
Paket / Bundle Menu — combo dengan harga khusus.
Promo / Happy Hour — diskon otomatis berdasarkan jam dan harinya.
Nomor Antrian untuk Take Away, yang ter-generate otomatis dari 001 sampai 999.
Harga per Tipe Pesanan — harganya berbeda untuk Dine-in, Take Away, dan Delivery.
Catatan per Item, untuk instruksi ke dapurnya.

Sebaliknya, Kasgo F&B tidak punya Mode Grosir dan Multi-Unit Pricing, karena keduanya lebih relevan untuk retail.

B. Apakah ia bisa digunakan offline?

Ya. Semua operasionalnya — kasir, cetak struk, cetak KOT, input produk, dan laporan — berjalan di HP Anda tanpa internet. Internet hanya dibutuhkan saat aktivasi lisensi awal, dan saat validasi lisensi secara berkala.

C. Apa beda Bahan Mentah dengan Bahan Olahan?

Bahan Mentah adalah bahan yang Anda beli dari supplier dan punya stok fisik — tepung, gula, daging. Harga modalnya diinput manual.

Bahan Olahan adalah bahan yang Anda racik atau masak sendiri dari beberapa Bahan Mentah lainnya — bumbu nasi goreng, adonan bakso, saus sambal. Harga modalnya dihitung otomatis dari resep sub-bahannya. Saat ia dipakai di menu, stok Olahannya yang turun, bukan stok Mentahnya secara langsung.

Use case-nya: kalau bumbu signature-nya dipakai di banyak menu, Anda cukup mengedit resepnya di 1 tempat — yaitu di Bahan Olahannya — tanpa perlu meng-update-nya di setiap menu.

D. Apakah ada Kitchen Display System (KDS)?

Belum ada. Kasgo F&B saat ini hanya mencetak KOT ke printer thermal Bluetooth di dapur. Staf dapurnya memasak berdasarkan KOT fisik yang tercetak itu.

Workaround-nya: gunakan 2 printer — 1 untuk struk customer, dan 1 di dapur untuk KOT-nya. Setelnya di Pengaturan → Printer Bluetooth.

E. Bisakah struk dan KOT dicetak ke printer yang berbeda?

Ya. Kasgo F&B mendukung 3 jenis printer: Printer Thermal untuk struk, Printer KOT untuk dapur, dan Printer Label untuk stiker. Setelnya di Pengaturan → Printer Bluetooth. Kalau Printer KOT-nya tidak disetel, ia otomatis jatuh ke Printer Thermal.

F. Bagaimana menyetel harga berbeda untuk Dine-in, Take Away, dan Delivery?

01
Buka detail produknya, atau buat yang baru.
02
Masuk ke bagian Informasi Harga, di sub-card Harga Jual.
03
Isi harganya untuk masing-masing tipe: Dine-in yang wajib; Take Away, yang bisa dikosongkan kalau ia sama dengan Dine-in; dan Delivery, yang juga bisa dikosongkan kalau ia sama.
04
Simpan.
05
Di kasir, saat Tipe Pesanannya dipilih sebagai Take Away atau Delivery, harganya otomatis memakai yang sesuai.
Ia cocok untuk toko yang menjual lewat GoFood atau GrabFood — setel harga Take Away dan Delivery-nya lebih tinggi, untuk menutupi komisi platformnya.

G. Bisakah ia dipakai di banyak HP bersamaan (multi-kasir)?

Saat ini belum. Kasgo F&B dirancang untuk 1 device utama. Multi-Kasir Sync yang ada di Kasgo POS reguler belum tersedia di varian F&B.

Workaround-nya: pakai 1 HP utama di kasir untuk semua transaksinya, dan staf dapur membaca KOT yang tercetak. Kalau Anda butuh multi-kasir yang real-time, hubungi tim support untuk info roadmapnya.

H. Bagaimana men-track stok bahan baku dengan akurat?

01
Input semua bahannya di menu Bahan Baku → Daftar Bahan Baku, dan pisahkan Bahan Mentah dari Bahan Olahannya.
02
Pakai mode input Per Pembelian kalau invoice suppliernya per kg atau per karton; sistem mengkonversinya otomatis ke gram.
03
Setel Resep-nya per produk: buka Detail Produk → bagian Bahan Baku → ketuk Kelola.
04
Restok bahannya lewat Purchase Order, bukan dengan menambah stok manual, supaya audit trailnya rapi.
05
Monitor ia di Laporan → Penggunaan Bahan Baku dan Analisis Biaya Bahan (COGS).
Tips: investasikan waktu di awal untuk menyetel resepnya dengan lengkap. Setelah itu, HPP dan trackingnya berjalan otomatis.

I. Customer mau bayar nanti — bisakah ia dicicil?

Ya, tetapi customer-nya harus terdaftar di database pelanggan. Alurnya:

01
Di kasir, pilih pelanggannya, atau buat yang baru.
02
Setel Tanggal Tempo-nya di Step 1 Detail pada Konfirmasi Pembayaran; ia opsional, tetapi disarankan.
03
Di Step 2 Bayar, pilih metode BON / Piutang — atau pakai Split Payment kalau ia membayarnya sebagian.
04
Selesaikan; selisihnya otomatis tercatat sebagai piutang.

Untuk mencicilnya: buka Pelanggan → Piutang Pelanggan, ketuk pelanggannya, lalu ketuk Bayar. Histori pembayarannya tersimpan.

Tips: setel Limit Kredit per pelanggan di profil mereka — sistem akan memberi peringatan kalau total piutang aktifnya sudah mencapai limit itu.

J. Bagaimana menyetel Promo atau Happy Hour?

01
Buka Hub Produk → Promo/Happy Hour.
02
Ketuk + Tambah Promo.
03
Isi Nama Promonya, Waktu Mulai dan Selesainya, serta Hari Aktifnya lewat chip.
04
Pilih scope Berlaku Untuk-nya: Semua Produk, Kategori Tertentu, atau Produk Tertentu.
05
Pilih Tipe Diskonnya: Persentase atau Nominal.
06
Isi Nilai Diskonnya, lalu Simpan Promonya.
07
Saat jam dan harinya sesuai, diskonnya diterapkan otomatis di kasir — tanpa perlu diinput manual.

K. Bagaimana membackup data ke Google Drive?

01
Buka Pengaturan → Backup & Restore.
02
Ketuk Backup Sekarang di tab Data; ia lalu masuk ke list “Backup Tersimpan”.
03
Ketuk ikon Download di card backupnya; dialog Androidnya lalu terbuka.
04
Pilih Google Drive; file .kasgo-nya tersimpan di cloud.
05
Ulangi untuk tab Gambar, kalau Anda ingin membackup foto produknya juga.

Backup dan export-nya disarankan dilakukan setiap hari, sebelum tokonya tutup.

L. Lupa PIN, bagaimana?

Untuk Owner: ketuk link Lupa PIN? di halaman pilih akun; sistem akan meminta Kode Lisensi untuk me-resetnya.

Untuk Kasir: ownernya me-resetnya lewat Pengaturan → Manajemen User → ketuk usernya → Reset PIN.

Setelah beberapa kali PIN-nya salah, loginnya mungkin di-lock sementara. Tunggu beberapa menit, atau pakai fitur Lupa PIN.

M. Bagaimana cara meng-update aplikasinya?

01
Download APK versi terbaru dari email lisensi Anda, dari halaman download, atau hubungi Customer Support via WA.
02
Wajib backup datanya dulu, lewat Pengaturan → Backup & Restore.
03
Export backupnya ke Google Drive supaya ia aman.
04
Install APK barunya; ia akan menimpa versi lamanya.
05
Buka aplikasinya, lalu login dengan PIN-nya; datanya tetap aman.

N. Pindah ke HP baru, bagaimana caranya?

01
Di HP lama: backup datanya, lalu export ke Google Drive.
02
Di HP lama: buka Pengaturan → Pindah ke Device Baru, lalu konfirmasi reset licensenya; ia butuh internet.
03
Di HP baru: install APK Kasgo F&B.
04
Di HP baru: aktivasi ia dengan Kode Lisensi yang sama.
05
Di HP baru: buka Pengaturan → Backup & Restore → Import dari Google Drive, lalu Restore.
Licensenya terikat ke device, sehingga ia tidak bisa aktif di 2 HP secara bersamaan. Selalu deaktivasi HP lamanya lebih dulu.

O. Selisih kas (variance) terus muncul, apakah itu normal?

Toleransi variance Rp 5.000–10.000 per shift masih wajar — ia berasal dari pembulatan kembalian, dan tip kecil yang tidak tercatat. Lebih dari itu, lakukanlah investigasi.

Cek Laporan → Riwayat Shift, ketuk shiftnya, lalu lihat Hitungan Sistem terhadap Uang Aktual-nya.
Pola KURANG yang konsisten pada satu kasir sebaiknya dibicarakan baik-baik.
Variance yang sangat besar sebaiknya ditelusuri lewat histori transaksi shiftnya, item per item.
Pakai tombol Recalculate di Detail Shift, kalau ada transaksi yang baru di-update setelah shiftnya ditutup.
SUDAH TERBANTU?
Ada bagian yang belum jelas? Tanyakan langsung, dibalas 09.00–21.00 WIB.
Tanya via WhatsApp