KasgoPANDUAN KASGO CELL
Catatan Harga
Panduan KasGo Cell/Supplier & Pembelian/Catatan Harga

Catatan Harga

Catat harga beli per supplier untuk produk sama — bandingkan supplier termurah saat restock.

VERSI APLIKASI 1.10.0

Catatan Harga adalah riwayat harga beli per produk per supplier — untuk membantu Anda membandingkan supplier termurah saat akan re-stock. Datanya tercatat otomatis dari setiap Purchase Order, jadi tidak perlu diinput manual.

A. Halaman Catatan Harga

Halaman Catatan Harga — header teal/hijau, info banner: 'Bandingkan harga beli produk dari berbagai supplier. Data otomatis tercatat setiap kali Anda membuat Purchase Order.' Search bar 'Cari produk...'. Empty state: dollar icon + 'Belum ada catatan harga / Catatan harga otomatis tercatat dari Purchase Order'
Halaman Catatan Harga — tercatat otomatis dari PO.

Dari Beranda, ketuk menu Catatan Harga — ikonnya dollar atau clipboard berwarna teal di grid menunya.

Info dari aplikasinya: “Bandingkan harga beli produk dari berbagai supplier. Data otomatis tercatat setiap kali Anda membuat Purchase Order.”

B. Cara Kerja Catatan Harga

Catatan Harga otomatis ter-update saat Anda membuat Purchase Order di menu Pembelian. Setiap entri barunya dicatat berikut nama produk, supplier, tanggal, harga beli per pcs, dan qty-nya.

Tidak perlu input manual. Cukup pastikan saat Anda membuat PO:

Pilih suppliernya dengan benar.
Input Harga Beli per itemnya dengan akurat.
Simpan PO-nya.

Catatan Harga juga ter-update dari Tambah Stok, yaitu quick entry stok masuk — tapi datanya paling lengkap bila berasal dari PO formal.

C. Cara Membandingkan Supplier

Sebelum me-restock produk yang sama, cek Catatan Harga untuk memilih supplier termurah.

01
Buka Catatan Harga.
02
Cari nama produknya, misalnya “Casing iPhone 15 Pro”.
03
Lihat list harga belinya dari berbagai supplier yang pernah dipakai. Contohnya:
  • Supplier A — 10/03/2026 — qty 12 — Rp 25.000/pcs.
  • Supplier B — 15/04/2026 — qty 24 — Rp 22.500/pcs.
  • Supplier A — 02/05/2026 — qty 12 — Rp 24.000/pcs.
04
Identifikasi supplier termurahnya. Anda juga bisa melihat trend harganya — naik, turun, atau stabil.
05
Putuskan supplier mana yang akan diorder untuk PO berikutnya.

D. Use Case: Trend Harga

Untuk produk yang harga modalnya fluktuatif — misalnya baterai HP yang bergantung pada kurs USD — Catatan Harga menjadi referensi untuk tiga hal.

Antisipasi kenaikan harga — Kalau trendnya terlihat naik dalam 3 bulan terakhir, stok lebih banyak sebelum ia naik lagi.
Adjust harga jual — Kalau modalnya naik, harga jual ke customer juga perlu naik supaya marginnya tetap.
Negosiasi dengan supplier — Memiliki data harga historis berarti Anda punya leverage saat menegosiasikan harga yang lebih murah ke supplier utama.

E. Tips Catatan Harga

Input Harga Beli dengan akurat — Lakukan itu di setiap PO. Catatan Harga hanya seakurat data yang dimasukkan.
Pilih supplier yang benar di tiap PO — Tanpa supplier, Catatan Harganya menjadi sekadar daftar harga tanpa konteks — dan tidak bisa dibandingkan.
Review bulanan — Lakukan untuk produk-produk top seller Anda, dan pastikan Anda membelinya di harga termurah dari supplier-supplier yang tersedia.
Catatan Harga dibanding Harga Bertingkat — Catatan Harga mencatat harga beli alias modalnya; Harga Bertingkat mengatur harga jual ke customer berdasarkan qty-nya. Fungsinya berbeda.
Hanya produk yang pernah di-PO yang muncul — Produk baru yang belum pernah punya PO tidak akan muncul di sini. Buat PO-nya dulu, barulah ia muncul.
SUDAH TERBANTU?
Ada bagian yang belum jelas? Tanyakan langsung, dibalas 09.00–21.00 WIB.
Tanya via WhatsApp