Sebelum mulai bertransaksi di Kasir, Anda wajib membuka shift terlebih dulu. Shift di KasGo Cell berfungsi sebagai bingkai operasional harian — satu shift berarti satu sesi kasir, dari saat ia dibuka sampai ditutup. Tujuannya untuk rekonsiliasi kas — mengecek uang fisik di laci terhadap catatan transaksinya — dan sebagai audit trail per karyawan.
A. Persiapan Sebelum Shift Pertama
Lakukan ini sekali saja saat pertama menyetel aplikasinya. Setelah itu, shift hariannya tinggal dibuka dan ditutup seperti biasa.

Setelah Kas Tunainya dibuat, kembali ke Beranda — sekarang tombol Buka Kasir di shift cardnya sudah bisa diketuk.
B. Buka Shift

- Kasir — nama user yang sedang login; terisi otomatis.
- Tanggal & Waktu saat ini; terisi otomatis.
- Kas Awal — nominal uang tunai fisik di laci saat shiftnya dimulai.
- Catatan Pembukaan — opsional, maksimal 500 karakter; contohnya “Kas dari bank Rp 500rb” atau “Shift pagi”.
Setelah shiftnya dibuka, Anda kembali ke Beranda. Shift cardnya berubah menjadi hijau dengan label “Shift Aktif”, beserta durasi shift dan info Kas Awalnya. Sekarang menu Kasir bisa diakses untuk mulai bertransaksi.
C. Tutup Shift
Lakukan ini di akhir hari operasional, atau saat kasirnya berganti. Tujuannya mencocokkan uang fisik di laci dengan catatan transaksi di sistem.
- Kas Awal — nominal saat shiftnya dibuka; sifatnya read-only.
- Total Penjualan Tunai — terhitung otomatis dari semua transaksi tunai di shift ini.
- Total Pengeluaran Tunai — kalau ada pengeluaran tunai yang dicatat di shift ini.
- Kas Seharusnya — kalkulasi otomatisnya: Kas Awal ditambah Penjualan Tunai dikurangi Pengeluaran.
- Kas Aktual — Anda input manual, setelah menghitung uang fisik di lacinya.
- Selisih — terhitung otomatis: Aktual dikurangi Seharusnya. Negatif berarti kurang, positif berarti lebih.
Setelah ditutup, shiftnya tercatat di Laporan → Riwayat Shift beserta semua detailnya: kasir, durasi, kas awal, penjualan, dan selisihnya. Berandanya kembali menampilkan shift card ungu, siap untuk shift berikutnya.
