Multi Kas adalah menu untuk mengelola berbagai akun saldo yang dipakai konter: kas tunai di laci, saldo deposit pulsa di server H2H, saldo BRILink agen, saldo e-wallet seperti OVO, Dana, dan GoPay, saldo rekening bank, serta kategori “Lainnya”. Tiap akun di-track saldonya secara terpisah, sehingga Anda selalu tahu di mana uang atau saldo konternya berada.
A. Layar Multi Kas

Elemen halamannya:
Total Saldo Semua Kas di card atas — gabungan saldo semua akun kasnya, untuk memonitor total uang atau saldo bisnis yang tercatat.
Transfer Antar Kas — tombol untuk memindahkan saldo dari satu akun ke akun lain, misalnya menyetor tunai ke rekening bank.
Daftar Kas — list semua akun kasnya. Tiap cardnya menampilkan ikon, nama kas, keterangan, dan saldonya.
Tombol (+) di kanan atas header — untuk menambah Kas baru.
Ketuk salah satu kasnya untuk membuka detailnya: mutasi masuk dan keluar, edit, serta hapus.
B. Tambah Kas Baru

| FIELD | WAJIB? | PENJELASAN |
|---|---|---|
| Nama Kas | Ya | Nama yang muncul di daftar kasnya; buatlah spesifik, misalnya 'Kas Tunai', 'Deposit Pulsa H2H', atau 'BRI Owner'. |
| Kode | Ya | Kode pendeknya, misalnya 'CASH', 'PULSA', atau 'BRI'. Ia untuk identifikasi cepat di laporan. |
| Tipe Akun | Ya | Pilih Kas, Bank, E-Wallet, Pulsa, atau Lainnya. Penjelasannya ada di bawah. |
| Provider | Tidak | Provider atau penyedianya, misalnya 'BRI' untuk tipe Bank, atau 'OVO' untuk E-Wallet. |
| Nomor Akun / Rekening | Tidak | Nomor rekening untuk tipe Bank, atau nomor HP yang terdaftar untuk e-wallet. |
| Catatan | Tidak | Keterangan tambahan untuk identifikasi internal. |
| Saldo Awal | Tidak | Saldonya pada saat akun ini ditambahkan. Bawaannya 0 — isi sesuai saldo riilnya saat itu. |
| Warna | — | Pilih dari 12 warna, untuk identifikasi visual di daftar kasnya. |
| Ikon | — | Pilih ikon yang sesuai: cash register, bank, phone, card, dan lainnya. |
| Kas Default | — | Toggle. Aktifkan untuk kas yang otomatis dipilih saat transaksi cash. |
C. 5 Tipe Akun Kas

KasUang tunai fisik di laci kasir. Wajib ada minimal 1 supaya shiftnya bisa dibuka. Contohnya Kas Tunai dan Kas Cabang 1.
BankSaldo di rekening bank, untuk mencatat customer yang membayar lewat transfer. Contohnya BRI Owner dan Mandiri Toko. Isi Providernya — BRI atau Mandiri — beserta Nomor Rekeningnya.
E-WalletSaldo di dompet digital. Contohnya OVO, Dana, GoPay, dan ShopeePay. Isi Providernya sesuai e-walletnya.
PulsaSaldo deposit di server pulsa atau agen H2H, untuk berjualan pulsa dan PPOB. Contohnya Deposit H2H Mobilepulsa dan Saldo Agen Topindo. Wajib ada untuk konter pulsa — ia dihubungkan ke produk pulsanya lewat Kas Sumber atau Tujuan.
LainnyaKategori bebas. Contohnya Saldo BRILink, Deposit Token PLN bila supplier token listriknya terpisah dari pulsa, dan Voucher Game.
D. Setup Awal Multi Kas untuk Konter (Rekomendasi)
Sebagai starter, konter pulsa, PPOB, dan BRILink minimal punya 4–5 akun kas.
01
Kas Tunai — bertipe Kas, dengan Kas Default dinyalakan. Ia uang fisik di laci: sumber kembalian, dan tujuan pembayaran cash.
02
Deposit Pulsa — bertipe Pulsa. Ia saldo di server H2H, yang berkurang saat Anda menjual pulsa atau paket data.
03
Saldo BRILink — bertipe Lainnya, atau Bank. Ia saldo agen BRILink, yang berkurang saat customer mentransfer atau menarik tunai.
04
BRI Owner — bertipe Bank dengan Provider BRI. Ia rekening bank pribadi atau toko, untuk mencatat customer yang membayar lewat transfer.
05
OVO, Dana, atau GoPay — bertipe E-Wallet, kalau Anda menerima pembayaran QRIS statis ke akun e-wallet pribadi.
E. Transfer Antar Kas
Tombolnya ada di atas Daftar Kas. Ia dipakai untuk mencatat pemindahan saldo antar akun, misalnya:
Setor tunai ke ATM — Kas Tunai berkurang, lalu BRI Owner bertambah.
Tarik saldo BRILink ke rekening — Saldo BRILink berkurang, lalu BRI Owner bertambah.
Top-up deposit pulsa lewat mobile banking — BRI Owner berkurang, lalu Deposit Pulsa bertambah.
Withdraw e-wallet ke bank — OVO berkurang, lalu BRI Owner bertambah.
Saat Anda mengetuk Transfer Antar Kas:
01
Pilih Kas Sumber-nya, yaitu yang saldonya akan berkurang.
02
Pilih Kas Tujuan-nya, yaitu yang saldonya akan bertambah.
03
Input Nominal-nya.
04
Opsional: input catatannya, misalnya “Setor tunai ke ATM BRI”.
05
Ketuk Simpan; saldo kedua kasnya otomatis ter-update.
F. Tips Multi Kas
Saldo Awalnya harus akurat — Saat menambah kas untuk pertama kali, isi saldo riilnya saat itu juga — jangan 0 kalau memang ada isinya. Saldo Awal yang salah membuat laporan kasnya offset terus.
Hanya boleh ada 1 Kas Default — Kalau Anda mengaktifkan Kas Default di kas yang baru, kas default yang lama otomatis dimatikan.
Jangan hapus kas yang sudah punya transaksi — Riwayatnya bisa rusak. Kalau ia tidak terpakai lagi, non-aktifkan saja bila opsinya ada, bukan dihapus.
Tipe Akun dipakai untuk laporan — Tipe Akunnya dipakai untuk pengelompokan di Laporan, jadi pilihlah tipe yang benar sejak awal.
Hubungkan produk Digital ke kas yang tepat — Saat menambah atau mengedit produk Digital, isi field Kas Sumber/Tujuan-nya, supaya saldo kasnya otomatis bergerak saat transaksi. Contohnya, produk “Pulsa Telkomsel 5000” dihubungkan ke kas Deposit Pulsa.
Rekonsiliasi secara periodik — Minimal seminggu sekali, bandingkan saldo di Multi Kas dengan saldo riilnya — cek saldo H2H, login BRILink, dan sebagainya. Selisih yang lebih dari Rp 50rb perlu diinvestigasi.
