Harga di nota supplier hampir tidak pernah sama dengan uang yang benar-benar Anda keluarkan. Ada ongkir, ada biaya layanan marketplace, ada voucher yang memotong. Kalau semua itu diabaikan, harga modal yang tersimpan lebih kecil dari kenyataan — dan laba di laporan terlihat lebih besar dari yang sebenarnya.
Biaya & Potongan Nota ada di layar Terima Barang, tepat di bawah daftar barangnya.
A. Cara Mengisinya

01
Buka Pembelian → pilih PO → Terima Barang, isi jumlah yang diterima seperti biasa.
02
Turun ke Biaya & Potongan Nota, ketuk + Tambah Biaya / Potongan.
03
Ketik namanya bebas — mis. Ongkir, Voucher Toko, Biaya Layanan, Diskon Nota. Nama yang sering Anda pakai muncul sebagai pilihan cepat di kali berikutnya.
04
Isi nominalnya, lalu tentukan arahnya dengan tombol di sebelah kanan: Biaya (menambah tagihan) atau Potongan(mengurangi).
05
Pilih Masuk HPP atau Jadi Pengeluaran — lihat bagian B. Pratinjau di bawahnya langsung menunjukkan harga modal baru tiap barang.
Biaya ini menempel pada penerimaan barangnya, bukan pada PO. Satu PO yang dikirim tiga kali berarti tiga ongkir yang berbeda, dan masing-masing dihitung untuk barang yang datang bersamanya.
B. Menambah Modal atau Jadi Pengeluaran
Masuk HPPNilainya dibagi ke tiap barang, sebanding dengan nilai belanjanya, lalu masuk ke harga modal. Pakai ini untuk ongkir dan voucher — biayanya memang menempel pada barangnya.
Jadi PengeluaranNilainya tidak menyentuh harga modal, tetapi tercatat sebagai pengeluaran yang memotong laba. Pakai ini untuk biaya yang tidak ada hubungannya dengan barang, mis. biaya administrasi supplier.
Pengeluaran yang lahir dari sini bertanda non-tunai: ia memotong laba tetapi tidak memotong kas lagi, karena uangnya sudah ikut terbayar di tagihan suppliernya.
C. Contoh Perhitungan
Anda kulakan dua barang senilai Rp260.000, lalu kena ongkir Rp30.000 yang dipilih Masuk HPP.
| BARANG | NILAI NOTA | PORSI ONGKIR | MODAL PER PCS |
|---|---|---|---|
| Case iPhone 15 × 10 | Rp150.000 | Rp17.308 | Rp15.000 → Rp16.731 |
| Charger Type-C × 5 | Rp110.000 | Rp12.692 | Rp22.000 → Rp24.538 |
| Total | Rp260.000 | Rp30.000 | Total tagihan Rp290.000 |
Dibagi sesuai nilai belanja, bukan jumlah barang — Barang yang lebih mahal menanggung ongkir lebih besar. Itu yang paling mendekati kenyataan pada satu kiriman.
Dibulatkan ke rupiah penuh — Sisa pembulatannya ditempelkan ke baris dengan nilai terbesar, supaya jumlah totalnya selalu pas.
Barang bonus tidak menyerap biaya — Baris berharga nol — barang bonus dari supplier — sengaja dilewati, supaya ongkirnya tidak menempel pada barang yang tidak Anda bayar.
D. Yang Ikut Berubah
Harga modal di data produk — Layar Terima Barang menampilkan harga modal lama di samping yang baru, jadi kenaikannya terlihat sebelum disimpan.
Nota pembelian — Struk, PDF, dan gambar nota pembelian menampilkan blok Biaya & Potongan Nota beserta Total Tagihan — cocok dengan uang yang Anda bayarkan.
Laporan Pembelian — Nilai pembeliannya ikut memperhitungkan biaya dan potongan ini.
Kalau barang yang sudah kena ongkir diretur ke supplier, ongkirnya tidak ikut dikembalikan. Lihat topik Retur ke Supplier — di sana ada pilihan untuk mencatat ongkir hangus itu supaya laba tidak tampak lebih besar dari kenyataan.
