Pre-Order dipakai untuk skenario customer memesan dulu, lalu membayar atau mengambilnya belakangan. Ia cocok untuk customer yang memesan pulsa via WhatsApp tapi belum mentransfer, customer yang memesan aksesori yang stoknya belum ada, dan pesanan partai untuk reseller yang akan mengambilnya besok.
A. Halaman Pre-Order

Layout halamannya:
B. Buat Pre-Order (dari Kasir)


- Pilih Pelanggan — wajib; pilih dari database atau tambahkan yang baru.
- Opsional: Nomor Meja, Nama Customer, dan Kitchen Instructions — field-field ini ada di backend tapi jarang dipakai untuk konter, karena umumnya untuk restoran.
- Tipe Pesanan — Pre-Order, untuk konter.
- Catatan Pesanan — penting untuk detailnya; misalnya “Pulsa untuk No. HP istri, bayar besok” atau “Tempered iPhone 15 belum stok, akan diambil hari Sabtu”.
Layar Save Order Success menampilkan ringkasan pesanannya beserta nomor pesanan yang unik. Pesanannya masuk ke daftar Pre-Order dengan status Menunggu.
C. Konfirmasi Sebelum Tersimpan

Periksa nama pelanggan dan nominal DP-nya di sini. Kalau ada yang keliru, ketuk Periksa Lagi — belum ada yang tersimpan sampai Anda menekan Ya, Proses. Dialog ini bisa dimatikan di Pengaturan Bisnis kalau dirasa memperlambat.
D. Daftar Pesanan

Tiga angka di atas menjawab pertanyaan harian: berapa pesanan yang ada, berapa yang masih menunggu diambil, dan berapa rupiah yang belum dibayar.
E. Lanjutkan Pesanan (Bayar)
Saat customer datang untuk membayar atau mengambil pesanannya:
- Menambah item lain, kalau customer juga membeli yang lain.
- Mengedit qty atau harganya.
- Menghapus item yang dibatalkan.
F. Batalkan Pesanan
Kalau customer-nya menghilang, atau memang tidak jadi:
Stok yang di-hold, bila ada, akan dikembalikan. Pesanannya masuk ke tab Dibatalkan sebagai arsip.
