Setiap uang yang keluar saat shift terbuka — pengeluaran, bayar barang ke supplier, bayar hutang — dulu selalu dianggap keluar dari laci kasir. Padahal pemilik sering membayar pakai uang pribadi, uang kas besar, atau transfer dari rekening. Kalau tetap dicatat ke laci, kas yang diharapkan ikut berkurang dan kasir yang dituduh selisih saat tutup kasir, padahal tidak sepeser pun keluar dari lacinya.
Sumber Dana adalah dua pilihan yang muncul di setiap layar uang keluar.
A. Dua Pilihannya

B. Tampilannya Berbeda per Peran
Isinya sama, hanya bentuknya yang menyesuaikan siapa yang mencatat.
C. Contoh Kasus
| LAYAR | CONTOH KASUS | PILIH |
|---|---|---|
| Catat Pengeluaran | Beli galon pakai uang laci | Laci Kasir |
| Catat Pengeluaran | Bayar listrik lewat m-banking pemilik | Di Luar Laci |
| Terima Barang | Bayar tunai ke sales dari laci | Laci Kasir |
| Terima Barang | Pemilik transfer sendiri ke supplier | Di Luar Laci |
| Bayar Hutang Supplier | Kasir menyerahkan uang laci | Laci Kasir |
| Bayar Hutang Supplier | Pemilik bayar dari kas besar | Di Luar Laci |
D. Izin untuk Kasir
Secara bawaan kasir tidak bisa memilih “Di Luar Laci”. Semua uang keluar yang dicatat kasir dianggap keluar dari lacinya. Ini disengaja: tanpa batasan itu, kasir bisa mengeluarkan uang tanpa terlihat di rekap shiftnya.
E. Peringatan Melebihi Isi Laci
Kalau Anda memilih Laci Kasir tetapi nominalnya lebih besar dari perkiraan uang di laci, aplikasi bertanya lebih dulu sebelum menyimpan.
