Produk Paket menggabungkan beberapa produk menjadi satu harga jual. Misalnya “Paket Sembako” berisi satu beras, dua minyak, dan satu gula yang dijual Rp120.000, padahal bila dibeli satuan totalnya Rp135.000. Pelanggan melihat satu item di struk, sementara stok tiap barang di dalamnya tetap berkurang sendiri-sendiri.
A. Membuat Paket
Buka dari beranda: Produk → Produk Paket, lalu ketuk tombol + di bagian bawah.


B. Membaca Kartu Paket


Di daftar Produk Paket, tiap kartu menampilkan:
Tab Semua, Aktif, dan Nonaktif memisahkan paket yang sedang dijual dari yang disimpan untuk nanti. Menonaktifkan paket lewat halaman detailnya menyembunyikannya dari kasir tanpa menghapus datanya — cocok untuk paket musiman.
C. Menjual Paket di Kasir


Paket yang aktif muncul di bagian atas halaman Kasir, di atas daftar produk:
Yang terjadi setelah dibayar:
D. Paket di Pre-Order
Paket dapat dimasukkan ke Pre-Order seperti produk biasa. Di detail pesanan, ia tampil sebagai satu kartu berlencana “Paket” dengan daftar isinya menjorok ke dalam.
E. Retur Paket
Di halaman Riwayat, pada proses retur, paket ditampilkan lengkap dengan isinya supaya jelas apa saja yang ikut kembali.
F. Laporan Penjualan Paket

Buka Laporan → Penjualan Paket. Laporan ini menjawab pertanyaan “paket saya untung atau justru rugi?”
Di Laporan Penjualan Per Produk dan Penjualan Detail, barang yang terjual lewat paket diberi penanda “dari paket” supaya Anda tahu penjualannya bukan berasal dari pembelian satuan.
