Jual Rugi menjawab satu pertanyaan yang jarang terlihat di laporan biasa: adakah barang yang terjual lebih murah dari modalnya? Omzet bisa terlihat bagus sementara sebagian barang justru menggerus modal, dan layar ini yang menampilkannya.
Masuknya lewat kartu Jual Rugi di Ringkasan Hari Ini pada halaman home.

A. Dua tab, dua pertanyaan berbeda
Isinya sengaja dipisah dua, bukan dijadikan satu angka — sebab yang satu sudah tidak bisa dibatalkan, sedangkan yang lain masih bisa dicegah hari ini.
B. Tab Sudah Terjual
Tiap baris adalah satu barang yang terjual di bawah modal, diurutkan dari yang paling besar ruginya. Yang ditampilkan: modal per satuan, harga yang benar-benar dipakai saat menjual, total rugi, dan berapa kali terjual.

C. Tab Berisiko
Isinya barang yang belum terjual tetapi harga jualnya sudah di bawah modal. Tiap kartu menampilkan tiga angka: harga jual sekarang, modal yang dipakai, dan rugi per satuan bila nanti benar-benar terjual.
Sebagian barang diberi keterangan tambahan, misalnya “Kulakan terakhir Rp10.350 (batch masuk 4 Mei 2026), sedangkan harga beli di produk masih Rp1.000”. Artinya harga kulakan sudah naik tetapi harga jual belum ikut disesuaikan — penyebab paling sering dari daftar ini.

D. Kalau angkanya terasa aneh
Rugi yang tampak terlalu besar biasanya bukan karena Anda menjual semurah itu, melainkan karena modalnya yang salah tercatat. Dua sebab yang paling sering:
