Konsinyasi adalah skema ketika supplier menitipkan barangnya di toko Anda. Anda tidak perlu membayar di muka — supplier baru ditagih setelah barangnya terjual, dan sisa yang tidak laku dapat dikembalikan.
Cocok untuk toko yang menerima titipan kue rumahan, aksesori buatan tangan, atau produk UMKM lain.
A. Setup Barang Konsinyasi
01
Tambahkan supplier dari menu Supplier, bila belum ada.
02
Buka menu Pembelian, lalu ketuk + untuk membuat Purchase Order baru.
03
Pada bagian TIPE PEMBELIAN, pilih chip Konsinyasi — bukan Beli Putus yang menjadi bawaan.
- Inilah yang membedakan konsinyasi dari pembelian biasa.
- PO-nya akan masuk ke menu Konsinyasi, bukan ke Pembelian biasa.
04
Lengkapi item pesanan — produk, jumlah, dan harga beli — seperti biasa.
05
Ketuk Submit PO.
06
Saat barang datang, buka PO tersebut lalu pilih Terima Barang.
- Isi jumlah yang diterima untuk tiap item.
- Pilih pembayaran Hutang — barang masuk stok tetapi belum ada pembayaran ke supplier; itu diselesaikan saat settlement.
07
Produk siap dijual di kasir seperti biasa.
Stok produk konsinyasi bercampur dengan stok beli putus di kasir. Penelusurannya — sudah laku berapa dan sisa berapa — dilakukan lewat menu Konsinyasi menggunakan batch
GR-XXX yang dibuat saat Terima Barang.B. Menu Konsinyasi
Buka menu Konsinyasi dari home; temanya oranye.
PO AKTIF
Jumlah PO konsinyasi yang masih menyisakan barang atau settlement.
PERLU SETTLEMENT
Ada barang terjual yang belum dibayarkan ke supplier.
SETTLEMENT
Total nilai yang siap diselesaikan.
Empat chip filter — Semua (bawaan), Perlu Settlement, Ada Sisa Barang, dan Sudah Lunas.
Daftar PO konsinyasi — Bila kosong, muncul keadaan kosong dengan petunjuk “Buat PO dengan tipe Konsinyasi di menu Pembelian”.
Isi tiap PO — Kode PO, supplier, total terjual, sisa barang, dan nilai hutang ke supplier.

C. Settlement Konsinyasi
Settlement adalah proses rekonsiliasi antara barang terjual, sisa barang, dan pembayaran ke supplier. Lakukan saat tiba waktunya membayar — mingguan atau bulanan, sesuai kesepakatan.
01
Di menu Konsinyasi, pilih PO yang akan diselesaikan, atau saring dengan Perlu Settlement.
02
Masuk ke halaman Settlement Konsinyasi.
03
Tinjau tiap item.
- Qty Terjual — dihitung otomatis dari riwayat transaksi, dicocokkan ke batch
GR-XXXmilik konsinyasi ini. - Harga Jual — harga yang benar-benar dipakai saat transaksi.
- Qty Sisa — yang masih ada di stok.
- Yang Dikembalikan ke Supplier — isi jumlah barang yang akan dikembalikan, yaitu sisa yang tidak laku.
04
Tinjau total yang harus dibayarkan ke supplier — jumlah terjual dikali harga beli.
05
Ketuk Simpan Settlement.
06
Sistem lalu mengerjakan sendiri:
- Mengurangi stok sesuai jumlah yang dikembalikan, sebagai Penyesuaian Stok beralasan “Retur Konsinyasi”.
- Membuat hutang supplier untuk barang yang terjual.
- Memperbarui status PO konsinyasi menjadi Sudah Lunas atau masih Ada Sisa Barang.
07
Bayar hutang supplier seperti biasa lewat Detail Supplier → tab Hutang → Bayar Piutang.
Tips. Lakukan settlement rutin sesuai perjanjian dengan supplier. Cetak atau bagikan struk settlement sebagai bukti pelunasan. Pantau tunggakan lintas supplier lewat Laporan → Hutang Supplier. Dan ingat, konsinyasi membantu arus kas karena Anda tidak perlu modal di muka untuk stok.
