Sebelum melayani pembeli pertama setiap hari, kasir membuka shift dan mencatat modal awal — uang kecil yang ada di laci untuk kembalian. Semua penjualan tunai selama shift dijumlahkan ke modal ini, sehingga saat tutup kasir aplikasi tahu berapa uang yang seharusnya ada di laci.
Buka lewat kartu Kasir & Shift di Beranda → tombol Buka, atau langsung ketuk menu Kasir — aplikasi akan meminta membuka shift dulu bila belum ada.
A. Buka Kasir

01
Hitung uang yang benar-benar ada di laci, lalu isi Modal Awal di Laci — ketik nominalnya atau ketuk salah satu pilihan cepat.
02
Isi Catatan Buka Kasir bila perlu, misalnya “Shift pagi” atau “modal dari pemilik”.
03
Ketuk tombol hijau Buka Kasir · Rp….

Modal awal hanya untuk uang laci. Kalau pemilik ingin menambah modal usaha atau membeli stok, catat lewat menu Saldo Toko di Beranda — bukan di sini.
B. Shift Berjalan

Uang di Kasir Sekarang — Modal awal ditambah penjualan tunai, dikurangi kembalian dan pengeluaran dari laci. Ketuk kartunya untuk melihat rinciannya.
Shift Berjalan — Nama kasir, jam buka, dan modal. Label AKTIF berarti kasir siap menerima transaksi.
Tombol Tutup dipakai di akhir hari: kasir menghitung uang di laci, aplikasi membandingkannya dengan uang yang seharusnya ada, lalu mencatat selisihnya di laporan shift.
C. Tutup Kasir
Di akhir hari, ketuk Tutup di kartu Shift Berjalan. Hitung uang fisik di laci — aplikasi yang membandingkannya dengan uang yang seharusnya ada.

01
Pilih Hitung per Pecahan dan isi jumlah lembar tiap pecahan dengan tombol + dan − — atau pilih Isi Total Langsung bila sudah dijumlah manual.
02
Periksa total Uang dilaporkan di bagian bawah dan tulis catatan bila perlu.
03
Ketuk Tutup Kasir · Rp….



Uang seharusnya dihitung otomatis: modal awal + penjualan tunai + DP/pelunasan pesanan tunai + top up deposit tunai − tarik deposit − refund tunai − pengeluaran dari laci. Pada contoh ini hasilnya Rp660.000, sama dengan hitungan kasir, jadi selisihnya Rp0.
Pembayaran transfer, QRIS, dan saldo deposit tidak masuk laci, sehingga tidak ikut dihitung di uang seharusnya.
Penjualan Piutang (Bon) tampil di laporan sebagai baris tersendiri dan ikut Total Penjualan, tetapi tidak masuk laci — uangnya baru masuk saat pelanggan membayar piutang.
