Dua menu ini bekerja berpasangan. Pengaturan Struk menentukan apa saja yang tercetak di struk pembeli, sedangkan Printer Bluetooth menentukan printer mana yang mencetaknya. Keduanya ada di Pengaturan. Pasang printer lebih dulu supaya setiap perubahan struk bisa langsung dicoba di kertas.
A. Preview Struk
Buka Pengaturan → Pengaturan Struk. Bagian atas layar menampilkan Preview Struk, yaitu contoh struk yang langsung berubah setiap kali sebuah sakelar dinyalakan atau dimatikan.

B. Logo di Struk

C. Baris yang Tercetak di Struk
Kartu berikutnya berisi sakelar untuk setiap baris struk. Sakelar yang dimatikan menghilangkan baris itu dari struk tanpa mengubah angka transaksinya. Totalnya tetap sama, hanya rinciannya yang tidak ditampilkan.


D. Bila Struk Keluar Polos atau Kosong
Di bawah daftar isi struk ada dua sakelar khusus untuk printer yang bermasalah. Bila struk sudah tercetak normal, biarkan keduanya mati.
E. Kertas, Footer, dan Otomatisasi
Kartu-kartu paling bawah di Pengaturan Struk mengatur kertas dan kebiasaan cetak. Semuanya tersimpan otomatis seperti sakelar lainnya.
F. Printer Bluetooth: Izin dan Pemasangan
Buka Pengaturan → Printer Bluetooth. Layar Pengaturan Printer memuat dua tempat printer: Printer Struk Kasir untuk struk pembayaran dan Printer Stiker (Barcode) yang opsional untuk label barcode produk.

G. Memilih Printer Struk Kasir
Setelah printer tersimpan, kartu Printer Struk Kasir menampilkan nama printer bertanda centang hijau beserta ukuran kertas dan margin bawahnya. Ketuk kartu itu untuk membuka setelan berikut:
H. Printer Stiker (Opsional)
Printer Stiker (Barcode) dipakai untuk mencetak label barcode produk dan boleh dilewati. Cara memilihnya sama seperti printer struk, tetapi setelah Test Print atau Pakai Ini aplikasi meminta memilih mode uji: Tes Mode TSPL untuk printer label khusus, atau Tes Mode ESC/POS untuk printer struk yang dipakai mencetak label. Bila hasilnya bagus, ketuk Bagus — pakai mode …. Bila belum, ketuk Belum bagus — coba mode lain.
