Catat semua biaya di luar belanja stok — ongkir kurir, listrik, sewa, plastik — di menu Pengeluaran. Aplikasi membedakan uang yang diambil dari laci kasir (ikut dihitung saat tutup kasir) dan uang dari luar laci (misalnya transfer dari rekening).
A. Daftar Pengeluaran

Penyesuaian stok karena barang rusak otomatis tercatat sebagai pengeluaran “Kerugian Stok” yang tidak mengurangi kas — barangnya sudah dibayar saat pembelian.
B. Mencatat Pengeluaran

01
Isi Jumlah dan pilih Kategori. Kategori baru bisa dibuat langsung dari form lewat tombol Baru.
02
Atur Tanggal & Jam bila pengeluarannya terjadi kemarin, lalu tulis Keterangan singkat.
03
Pilih Metode Bayar. Untuk Cash, pilih Uang Diambil Dari: laci kasir shift yang sedang berjalan, atau di luar laci (uang pribadi/brankas).
04
Lampirkan foto nota bila ada, lalu ketuk Simpan Pengeluaran.
Ongkir dari laci — Ongkir kurir Rp25.000 dibayar tunai dari laci — uang di kasir berkurang Rp25.000.
Listrik via transfer — Tagihan listrik Rp150.000 dibayar transfer — tidak mengurangi uang di laci.


Salah pilih sumber uang membuat hitungan tutup kasir selisih. Pilih Laci Kasir hanya bila uangnya benar-benar diambil dari laci.
C. Saldo Toko
Saldo Toko adalah saldo keseluruhan usaha — akumulasi modal, penjualan, pembelian, dan pengeluaran — bukan uang di laci. Buka lewat kartu Saldo Toko di Beranda.

Tanam ModalMencatat uang modal yang dimasukkan pemilik ke usaha.
Tarik ModalMencatat uang usaha yang diambil pemilik (prive).
PenyesuaianMengoreksi saldo agar sama dengan uang yang sebenarnya.
Saldo Bloomy Bucket di contoh ini masih minus karena belanja stok awal (Rp2,5 juta) tercatat, sedangkan modal awal belum dicatat. Catat modal pembuka lewat Tanam Modal supaya saldo toko mencerminkan kondisi sebenarnya.
