7. Supplier, Purchase Order & Konsinyasi
Modul ini terdiri dari 3 menu utama di home yang saling terkait:
- Supplier (icon coklat) โ data pemasok & total hutang per supplier
- Pembelian (icon biru-abu) โ Purchase Order ke supplier (beli putus atau konsinyasi)
- Konsinyasi (icon oranye) โ daftar PO bertipe Konsinyasi yang perlu di-settle
Hutang ke supplier otomatis dibuat saat Penerimaan Barang (Goods Receiving) di PO bertipe Beli Putus. Konsinyasi punya alur berbeda โ hutang baru dibuat saat settlement, bukan saat barang masuk.
A. Daftar Supplier
Akses dari menu utama Supplier. Halaman ini menampilkan stats & daftar supplier dengan 3 tab filter.

- Card stats: jumlah Supplier Aktif | Total Hutang ke semua supplier
- Search: nama atau telepon
- 3 tab: Aktif / Punya Hutang / Semua
- Per card: avatar, badge AKTIF/Non Aktif, nama, telepon, dan warning Hutang: Rp... kalau ada outstanding
- + di header untuk tambah supplier baru
Tambah Supplier:
- Tap + di header โ halaman Tambah Supplier
- Isi field per section:
- Informasi Dasar: Nama Supplier *, Contact Person
- Informasi Kontak: Nomor Telepon, Email
- Alamat: Alamat Lengkap (textarea)
- Informasi Tambahan: Catatan, Toggle Status Aktif (default ON โ aktif bisa menerima PO)
- Tap + Tambah Supplier

B. Detail Supplier (3 Tab)
Tap supplier di daftar โ halaman detail dengan 3 tab:



| Tab | Isi |
|---|---|
| Info | Avatar, kontak, total hutang, tanggal ditambahkan |
| PO (n) | Semua PO ke supplier ini, dengan status fulfillment (Pending/Partial/Selesai) & status bayar (Belum Lunas/Sebagian/Lunas) |
| Hutang (n) | Outstanding hutang per Penerimaan / Goods Receiving (format GR-YYYYMMDD-NNN) + tombol Riwayat Pembayaran |
C. Purchase Order โ Daftar & Status
Akses dari menu utama Pembelian. Header halaman tertulis Purchase Order.

- Stats card: Total PO | Menunggu (Pending) | Total Nilai semua PO
- 4 tab status:
- Semua โ semua PO
- Pending โ PO sudah dibuat tapi belum ada barang yang diterima
- Partial โ sebagian item sudah diterima, sisanya belum
- Selesai โ semua item lengkap diterima
- Format ID PO:
PO-NNNN(incremental, 4 digit) - + di header untuk buat PO baru
D. Buat PO Baru
- Di Purchase Order list, tap + di header
- Halaman Buat Purchase Order terbuka โ isi 4 section:
1. SUPPLIER
- Tap + Pilih โ bottom sheet Pilih Supplier terbuka
- Search by nama / contact person / telepon, atau + Tambah Supplier Baru langsung
- Tap supplier โ terpilih
2. TIPE PEMBELIAN โญ
Chip toggle 2 mode โ menentukan flow setelahnya:
- Beli Putus (default) โ pembelian normal. Hutang otomatis dibuat saat Penerimaan Barang.
- Konsinyasi โ barang titip jual. Hutang baru dibuat saat settlement (lihat section F).
3. ITEM PESANAN
- Tap + Tambah โ halaman Pilih Item dengan 2 tab:
- Produk โ beli menu jadi (untuk reseller atau konsinyasi)
- Bahan Baku โ beli ingredient untuk produksi
- Search atau scan barcode, tap item โ dialog Tambah Item:
- Jumlah (default 1)
- Harga Satuan (auto-fill dari HPP, bisa diedit)
- Subtotal auto-hitung
- Tap + Tambah โ item masuk daftar
4. Catatan, Total & Submit
- Catatan (Opsional) โ untuk reminder ke diri sendiri atau detail pengiriman
- Card Total auto-update di bawah
- 2 tombol:
- ๐พ Simpan Draft โ simpan PO tanpa di-submit (status draft, belum mempengaruhi stok atau hutang)
- โ๏ธ Submit PO โ submit PO resmi (status Pending)





E. Terima Barang & Detail PO
Setelah barang datang dari supplier, lakukan Penerimaan Barang (Goods Receiving / GR) di detail PO. Stok bertambah saat ini, bukan saat PO dibuat.
- Buka detail PO (tap card di Purchase Order list)
- Di card atas, lihat Progress Penerimaan (bar hijau, %), Total PO & Diterima
- Tap tombol Terima Barang (kalau masih ada item yang belum lengkap)
- Untuk setiap item, isi:
- Jumlah Diterima โ bisa full atau partial
- Nomor Batch (opsional)
- Tanggal Kadaluarsa (opsional, untuk bahan dengan expiry)
- Harga Beli โ pre-filled dari PO, bisa update kalau supplier kasih harga beda
- Tap Simpan Penerimaan:
- Stok produk/bahan otomatis bertambah
- Hutang supplier auto-dibuat (untuk PO Beli Putus)
- Penerimaan tercatat dengan ID
GR-YYYYMMDD-NNN
- Status PO update: Pending โ Partial (jika belum lengkap) atau Selesai (jika 100%)

Pilihan Aksi di Detail PO:
- ๐จ๏ธ Cetak Struk โ print PO ke printer Bluetooth (kalau pair-ed)
- ๐ผ๏ธ Bagikan Struk โ share image struk PO via WhatsApp/email/dll
- ๐ Bagikan PDF โ share PDF PO yang lebih formal
Bayar Hutang Supplier: buka detail supplier โ tab Hutang (n) โ tap Riwayat Pembayaran atau pilih item Penerimaan โ input pembayaran (jumlah + metode + catatan). Status hutang per Penerimaan auto-update: Hutang Penuh โ Sebagian โ Lunas.
F. Konsinyasi (Titip Jual)
Konsinyasi = supplier menitipkan barang di toko Anda, Anda bayar hanya barang yang terjual, sisa bisa dikembalikan. Cocok untuk: kue rumahan, snack lokal, minuman butik, produk UMKM partner.
Setup PO Konsinyasi:
- Pembelian โ + Buat PO seperti biasa
- Pilih supplier
- Pada section TIPE PEMBELIAN, pilih chip Konsinyasi (bukan Beli Putus default)
- Tambah item, submit PO
- Lakukan Penerimaan Barang seperti biasa โ stok bertambah, tapi hutang BELUM dibuat (beda dengan Beli Putus)
- PO konsinyasi otomatis muncul di menu Konsinyasi
Halaman Konsinyasi:

- Stats card: PO Aktif | Perlu Settlement | Settlement (history)
- 4 tab: Semua / Perlu Settlement / Ada Sisa Barang / Sudah Lunas
- Per PO konsinyasi: total terjual, sisa barang, nilai hutang yang harus dibayar saat settle
Settlement Konsinyasi:
- Pilih PO yang mau di-settle (biasanya rutin mingguan/bulanan sesuai kesepakatan)
- Halaman Settlement Konsinyasi menampilkan per item:
- Qty terjual โ auto dari histori transaksi
- Qty sisa โ stok yang belum laku
- Input qty dikembalikan (kalau supplier ambil sisa)
- Sistem hitung total yang harus dibayar = qty terjual ร harga beli
- Tap Simpan Settlement:
- Stok barang yang dikembalikan berkurang
- Hutang supplier dibuat untuk barang terjual
- Status PO update ke Sudah Settle atau Sudah Lunas, tergantung pembayaran
- Bayar hutang supplier seperti biasa di tab Hutang
๐ก Mengapa Konsinyasi menarik:
- Cashflow ringan โ tidak perlu modal besar upfront, bayar sesuai yang terjual
- Risk-sharing โ sisa barang yang tidak laku bisa dikembalikan
- Variasi menu mudah โ bisa coba produk partner UMKM tanpa risiko stok mati
G. Alur Hutang Supplier โ Ringkasan
| Tipe PO | Kapan Hutang Dibuat | Stok Bertambah |
|---|---|---|
| Beli Putus | Saat Penerimaan Barang (per GR) | Saat Penerimaan |
| Konsinyasi | Saat Settlement (per qty terjual) | Saat Penerimaan (tapi belum bayar) |
Status hutang per Penerimaan/Settlement bergerak: Hutang Penuh โ Sebagian (cicilan) โ Lunas. Bayar dari Detail Supplier โ tab Hutang.
Tips kesehatan finansial: Cek rutin tab Punya Hutang di Daftar Supplier setiap minggu โ supaya tidak ada hutang yang terlewat & relasi dengan supplier tetap baik. Bayar tepat waktu = supplier kasih prioritas saat barang langka.