KasgoPANDUAN KASGO BENGKEL
Kendaraan
Panduan KasGo Bengkel/Work Order & Kendaraan/Kendaraan

Kendaraan

Database kendaraan pelanggan, riwayat servis, dan tracking.

VERSI APLIKASI 1.0.0
Fitur inti Kasgo Bengkel. Kendaraan adalah kunci utama riwayat servis. Tiap motor atau mobil customer punya record sendiri, dengan plat nomor sebagai identitas uniknya. Saat customer balik 3-6 bulan kemudian, cukup ketik plat nomornya dan semua riwayat servis kendaraan itu muncul: jasa apa yang pernah diganti, sparepart yang dipakai, mekanik yang menanganinya, dan KM-nya saat itu.

A. Daftar Kendaraan

01
Dari menu utama, buka Kendaraan.
02
Halaman Daftar Kendaraan muncul, berisi list semua motor dan mobil customer.
03
Filternya ada di atas.
  • Semua — bawaannya, menampilkan semua jenis kendaraan.
  • Mobil — hanya tipe mobil.
  • Motor — hanya tipe motor.
04
Search bar — ketik plat, merk, atau nama pemiliknya untuk mencari cepat. Misalnya ketik “Beat” dan semua Honda Beat muncul; ketik “B 1234” dan kendaraan berplat itu muncul.
05
Tiap card menampilkan ikon motor atau mobil, plat nomor, merk beserta tipe, tahun, dan warnanya, serta nama pemiliknya — ketuk namanya untuk menuju detail Pelanggan.
Daftar Kendaraan dengan filter Semua/Mobil/Motor, search bar, dan 5 motor demo
Daftar Kendaraan dengan filter, pencarian, dan list motor atau mobil.

B. Tambah Kendaraan Baru

01
Di Daftar Kendaraan, ketuk tombol + di kanan atas.
02
Jenis Kendaraan — pilih Motor atau Mobil lewat toggle-nya.
03
Plat Nomor, wajib diisi — ketik platnya dengan spasi standar, misalnya “B 1234 XYZ” atau “AB 5678 CD”. Sistem otomatis mengecek duplikasinya; plat yang sudah ada akan ditolak.
04
Pemilik, opsional — pilih dari dropdown daftar Pelanggan. Kalau customer-nya belum ada, biarkan kosong dulu; ia bisa di-link nanti lewat tombol “Pilih Pelanggan”. Untuk melepasnya, ada tombol “Lepas pemilik”.
05
Merk dan Tipe / Model — ketik misalnya Honda - Beat atau Toyota - Avanza.
06
Tahun dan Warna — untuk identifikasi, dan membantu kalau pelanggannya punya 2 unit yang berbeda warna.
07
KM Terakhir, opsional — input dalam km, misalnya 12500. Ia menjadi referensi servis berikutnya, dan ter-update otomatis saat ada WO baru yang memakai kendaraan ini.
08
Catatan, opsional — hal khusus seperti “Modif knalpot racing”, “Sering keluar oli di transmisi”, atau “Customer minta selalu pakai oli sintetik”.
09
Toggle Aktif, bawaannya menyala — matikan untuk mengarsipkannya, misalnya saat kendaraannya dijual customer.
10
Ketuk Simpan Kendaraan.
Form Edit Kendaraan dengan field Jenis, Plat Nomor, Pemilik, Merk, Tipe, Tahun, Warna, KM, Catatan, Aktif
Form Edit Kendaraan — semua fieldnya khas bengkel.
Tip: untuk customer walk-in tanpa identitas lengkap, tetap input minimal plat nomor dan jenisnya. Pemilik dan info lainnya bisa diisi nanti saat customer balik lagi. Yang penting platnya ada, supaya riwayat servisnya tetap ter-track.

C. Edit dan Hapus Kendaraan

01
Di Daftar Kendaraan, ketuk card kendaraan yang mau diedit.
02
Form Edit Kendaraan muncul — sama dengan form Tambah, tapi sudah terisi.
03
Ubah field yang perlu, lalu ketuk Simpan Perubahan.
04
Untuk menghapusnya, ketuk ikon tong sampah di kanan atas form. Dialog konfirmasinya berbunyi “Plat B 1234 XYZ akan dihapus permanen.” — lalu ketuk Hapus.
Hati-hati menghapus. Kendaraan yang sudah pernah ada di WO atau transaksi tidak bisa dihapus — errornya muncul karena ada referensi data. Untuk kasus ini, cukup matikan toggle Aktif saja sebagai arsip.

D. Riwayat Servis per Kendaraan

Cara mengecek riwayat servis kendaraan tertentu:

01
Dari Daftar Kendaraan, ketuk card kendaraannya.
02
Scroll ke bagian bawah form Edit, ke bagian Riwayat Servis.
03
List semua WO dan transaksi yang melibatkan kendaraan ini muncul, urut dari yang terbaru.
04
Tiap barisnya menampilkan tanggal, jenisnya — WO atau Transaksi — total biaya, dan mekanik yang menanganinya.
05
Ketuk barisnya untuk membuka detail WO atau transaksinya, dan melihat item jasa beserta sparepart yang dipakai.
Alternatif lewat Laporan: untuk laporan riwayat servis dalam format yang bisa dicetak, lihat Laporan → Riwayat Customer, difilter per pelanggan beserta semua kendaraannya.

E. Best Practice

Selalu input KM Terakhir saat servis; ia menjadi referensi reminder servis berkala, misalnya ganti oli tiap 2500km.
Untuk fleet customer seperti kantor atau taxi, buat nama pelanggan grup — misalnya “PT XYZ - Driver Anto” — lalu link semua kendaraannya ke grup itu.
Pakai catatan kendaraan untuk mencatat modifikasi atau preferensi customer: oli sintetik atau mineral, sparepart aftermarket atau OEM.
Untuk bengkel campuran motor dan mobil, gunakan filter Mobil/Motor di listnya — lebih cepat daripada scroll manual.
SUDAH TERBANTU?
Ada bagian yang belum jelas? Tanyakan langsung, dibalas 09.00–21.00 WIB.
Tanya via WhatsApp