A. Hub Stok & 7 Sub-Menu

Tambah StokSaat stok masuk dari supplier — input qty beserta harga modalnya.
Penyesuaian StokUntuk koreksi: stok hilang, rusak, expired, atau salah hitung.
Stok MenipisQuick view sparepart yang stoknya ≤ minimum, untuk keperluan PO.
Daftar StokList semua sparepart beserta stok saat ini; bisa di-export.
Daftar BatchPer produk: batch-batchnya terpisah, dengan harga modal dan expiry yang berbeda.
Riwayat StokAudit trail setiap perubahan stok: kapan, oleh siapa, dan dari berapa ke berapa.
Migrasi Stok LegacyConvert stok lama yang single-batch ke sistem batch, untuk tracking expiry dan cost layer.
B. Tambah Stok dari Pembelian
Saat barang masuk dari supplier:

01
Buka menu Stok → Tambah Stok.
02
Layar berisi list semua sparepart muncul; ketuk produknya atau scan barcode kemasannya.
03
Form Detail Stok terbuka, berisi info produk, Stok Saat Ini, dan Harga Modal Terakhir.
04
Jumlah — qty yang masuk, misalnya 12 unit. Ia wajib diisi.
05
Satuan — pcs, ltr, dan sejenisnya; terisi otomatis dari produknya.
06
Harga Modal — sudah terisi dari modal terakhir; edit kalau ada perubahan harga dari supplier. Ia hanya untuk rincian batch dan laporan; harga modal default produknya tidak ikut berubah.
07
Informasi Batch, opsional — Nomor Batch, Tanggal Expired, Informasi Supplier, dan Catatan.
08
Ketuk Simpan; stoknya bertambah dan batch barunya tercatat.

Multi-batch: kalau Anda membeli oli dari supplier yang sama tetapi harga modalnya berbeda karena ada kenaikan harga, tiap pembelian masuk sebagai batch terpisah. Sistem menghitung profitnya memakai harga modal sesuai batch yang dipakai — FIFO, yang masuk duluan keluar duluan.
C. Penyesuaian Stok (Stock Adjustment)
Ia dibutuhkan saat stok di rak berbeda dari sistem: rusak, hilang, expired, atau salah hitung.
01
Buka menu Stok → Penyesuaian Stok.
02
Pilih Produk.
03
Stok Saat Ini tampil otomatis, misalnya 10.
04
Stok Aktual — input jumlah riil di rak, misalnya 8; sistem menghitung selisihnya, yaitu -2.
05
Alasan — pilih dari dropdown: Rusak, Hilang, Expired, Salah Hitung, Lainnya.
06
Catatan — detailnya, misalnya “2 unit oli bocor, dibuang”.
07
Ketuk Simpan; stoknya ter-update dan entrinya masuk ke Riwayat Stok.
Audit trail: setiap penyesuaian tersimpan di Riwayat Stok dengan timestamp dan nama usernya. Demi integritas datanya, jangan lupa mengisi alasan dan catatan yang jelas.
D. Stok Menipis & Reorder
01
Di home, card oranye Stok Menipis menampilkan jumlah produk yang stoknya ≤ minimum.
02
Ketuk cardnya untuk langsung menuju Stok Menipis, berisi list produk yang perlu di-restock.
03
Atau akses lewat menu Stok → Stok Menipis.
04
Tab di atasnya — Semua / Menipis / Habis — memfilter berdasarkan tingkat urgensinya.
05
Untuk membuat PO ke supplier: ketuk produknya, lihat supplier terakhirnya, lalu buka menu Pembelian dan buat PO baru.

E. Tips Manajemen Stok
Set stok minimum yang realistis berdasarkan rata-rata penjualan. Misalnya bila oli laku 2 per hari, minimumnya 6 — cukup untuk 3 hari.
Cek Stok Menipis minimal seminggu sekali, untuk merencanakan PO mingguan.
Cek Mendekati Expired bulanan, lalu habiskan oli atau fluida yang dekat expired lewat promo.
Lakukan stock opname — hitung fisik — bulanan, lalu koreksi lewat Penyesuaian Stok.
Untuk sparepart dengan return-rate tinggi seperti kampas rem, set stok minimumnya lebih tinggi.
