Waktu setupnya sekitar 15 menit — dari mengunduh APK sampai siap melayani customer pertama. Itu sudah termasuk menginput data master minimum: kategori, jasa, dan sparepart utama.
1. Install Aplikasi
01
Buka browser Chrome di tablet atau HP Android Anda.
02
Kunjungi kasgo.id/bengkel/download.
03
Ketuk tombol Download Disini; file APK sekitar 70MB akan diunduh.
04
Jika muncul peringatan “Aplikasi berbahaya”, ketuk Install anyway atau Tetap install. Ini wajar karena Kasgo Bengkel didistribusikan di luar Play Store.
05
Jika diblokir, izinkan di pengaturan Android.
- Samsung — Settings → Biometrics & Security → Install unknown apps → Chrome → Allow.
- Xiaomi — Settings → Privacy Protection → Special Permissions → Install unknown apps.
- Oppo/Realme — Settings → Security → Install unknown apps.
- Vivo — Settings → Security → Unknown Sources.
06
Setelah ter-install, ketuk Buka untuk menjalankan aplikasinya.
Persyaratan device: Android 10 (Q) atau lebih baru, RAM 4GB+, dan storage 100MB kosong. Untuk scan barcode dibutuhkan kamera, dan untuk mencetak struk dibutuhkan Bluetooth.
2. Aktivasi Lisensi
01
Setelah pembelian lisensi, kode aktivasinya dikirim ke email Anda.
02
Buka email dari Kasgo; cek folder Spam kalau ia tidak ada di inbox.
03
Copy Kode Lisensi dari emailnya; formatnya huruf dan angka.
04
Di aplikasi, paste kodenya di kolom Aktivasi lalu ketuk Aktifkan.
05
Aplikasinya connect ke server untuk validasi; ia butuh internet sekali saja untuk aktivasi.
06
Setelah aktif, aplikasinya bisa dipakai offline selamanya tanpa perlu re-aktivasi.
Tip: lisensinya terikat ke device — device-binding. Jika Anda mengganti tablet, hubungi support untuk mereset lisensinya ke device baru; gratis, lewat menu Pengaturan → Pindah ke Device Baru.
3. Setup Profil Bengkel & Owner
Saat pertama membuka aplikasi, atur identitas bengkel dan akun ownernya.
01
Profil Bengkel, lewat Pengaturan → Pengaturan Toko.
- Nama Toko — yang muncul di header struk, misalnya “Bengkel Jaya Motor”.
- Alamat Toko — kelurahan atau kecamatan, untuk struk dan identitas.
- Logo — ketuk area gambarnya untuk mengunggah logo bengkel; opsional, dan ia tampil di struk.
- Ketuk Simpan Pengaturan.
02
Akun Owner — ia sudah otomatis dibuat saat aktivasi. Editnya lewat Pengaturan → Manajemen User, lalu ketuk akun Owner.
- Nama Lengkap dan Username — 3-20 karakter berupa huruf kecil atau angka.
- Ganti PIN — PIN numerik untuk login; bawaannya 1234, jadi gantilah sebelum operasional.
Penting: role Owner tidak bisa diubah dan tidak bisa di-non-aktifkan; ini fitur keamanan. Owner punya akses penuh ke semua menu, termasuk Backup, Reset, dan Manajemen User.
4. Setup Printer Thermal Bluetooth (Opsional)
01
Aktifkan Bluetooth di tablet.
02
Nyalakan printer thermal Bluetooth-nya, dan pastikan ia dalam mode pairing.
03
Pair printernya di Settings Android dulu, lewat Bluetooth → Pair new device.
04
Di Kasgo, buka Pengaturan → Printer Bluetooth.
05
Ketuk Cari printer, lalu pilih nama printer Anda dari listnya.
06
Ketuk Test cetak untuk verifikasi.
07
Atur format struknya di Pengaturan → Pengaturan Struk.
- Ukuran kertas: 58mm atau 80mm.
- Header, berisi nama bengkel, alamat, dan telepon.
- Footer, berisi ucapan terima kasih, sosmed, dan sejenisnya.
- Toggle cetak otomatis setelah transaksi.
Printer yang direkomendasikan: Xprinter XP-58IIH, Eppos EP-58D, dan Zjiang ZJ-5805 — semuanya thermal Bluetooth 58mm. Untuk yang 80mm: Xprinter XP-T80B atau Eppos EP-80T.
5. Cara Cepat: Pakai Data Uji Coba
Tidak ingin menyetel datanya manual? Pakai fitur Tambah Data Uji Coba untuk men-seed dataset bengkel motor yang lengkap.
01
Buka Pengaturan, scroll ke bawah, lalu ketuk Tambah Data Uji Coba.
02
Ketuk tombol Tambah Data Uji Coba, yang berlabel ikon play.
03
Tunggu sekitar 10 detik; data berikut ter-insert otomatis.
- 10 kategori — Oli, Filter, Kelistrikan, Rem, Ban, dan lainnya.
- 5 karyawan — Mekanik, SA, dan dual-role.
- 5 pelanggan beserta kontaknya.
- 5 motor demo: Beat, Mio, Vario, NMAX, PCX.
- 15 jasa service: ganti oli, tune up, spooring, overhaul, dan lainnya.
- 25 sparepart dengan stok awal dan harga modalnya.
Aman untuk produksi. Fitur ini mengecek berdasarkan nama atau plat, jadi data yang sudah ada tidak ditimpa. Ia bisa dijalankan berulang tanpa merusak data yang nyata.
Workflow yang disarankan: pakai data uji coba untuk melatih karyawan baru, lalu hapus data transaksi dummy-nya lewat Pengaturan → Reset Data Uji Coba saat siap operasional sungguhan — master datanya tetap, hanya transaksinya yang dibersihkan.
6. Setup Manual: Isi Data Master Bengkel
Kalau Anda ingin memakai data sendiri, ikuti urutan ini supaya semuanya saling terhubung.
1. Kategori produk (Menu → Kategori) — Buat kategori untuk memisahkan jasa dari sparepart, misalnya “Jasa Motor”, “Jasa Mobil”, “Sparepart - Oli”, “Sparepart - Filter”, “Sparepart - Kelistrikan”, dan “Variasi”.
2. Karyawan (Menu → Karyawan) — Daftarkan tiap mekanik dan SA. Set role dan komisi per itemnya; detailnya ada di bagian Karyawan.
3. Produk: Jasa (Menu → Produk → Daftar Produk → +) — Daftarkan jasa service-nya: Ganti Oli Beat, Tune Up Vario, Overhaul, Spooring Mobil, dan lainnya. Centang flag Jasa lalu set harga jualnya. Stoknya dikosongkan, karena jasa tidak punya stok.
4. Produk: Sparepart — Daftarkan sparepart yang dijual. Centang flag Sparepart, lalu set harga jual, harga modal, dan stok awalnya. Untuk barcodenya, ketuk ikon scanner di field Barcode atau ketik manual.
5. Supplier (Menu → Supplier) — Daftarkan toko sparepart langganan Anda, untuk men-track PO dan hutang ke supplier.
6. Pelanggan & Kendaraan — Keduanya bisa diisi sambil jalan — saat customer pertama datang, input datanya langsung dari form Work Order.
