Jasa & Sparepart โ†’ Stok Sparepart

Stok Sparepart

Tracking stok sparepart dan pergerakan barang.

๐Ÿ“ŠManajemen Stok Sparepart

A. Hub Stok & 7 Sub-Menu

Hub Stok dengan 7 sub-menu: Migrasi Stok Legacy, Riwayat Stok, Daftar Batch, Stok Menipis, Tambah Stok, Penyesuaian Stok, Daftar Stok
Hub Stok dengan 7 menu manajemen stok
Sub-menuKapan Pakai
Tambah StokStok masuk dari supplier โ€” input qty + harga modal
Penyesuaian StokKoreksi: stok hilang, rusak, expired, salah hitung
Stok MenipisQuick view sparepart stok โ‰ค minimum โ€” untuk PO
Daftar StokList semua sparepart + stok current, bisa export
Daftar BatchPer produk: batch terpisah (harga modal beda, expiry beda)
Riwayat StokAudit trail: setiap perubahan stok (kapan, oleh siapa, dari berapa ke berapa)
Migrasi Stok LegacyConvert stok lama (single-batch) ke sistem batch untuk tracking expiry & cost layer

B. Tambah Stok dari Pembelian

Saat barang masuk dari supplier:

  1. Menu Stok โ†’ Tambah Stok
  2. Layar list semua sparepart muncul โ€” tap produk atau scan barcode kemasan
Layar Tambah Stok dengan list semua sparepart, search bar + scan barcode, tampilkan kategori chip & stok current
Tambah Stok โ€” pilih produk dari list (search atau scan barcode)
  1. Form Detail Stok terbuka dengan info produk + Stok Saat Ini + Harga Modal Terakhir:
  2. Jumlah *: qty yang masuk (mis. 12 unit) โ€” required
  3. Satuan: pcs / ltr / dll (auto dari produk)
  4. Harga Modal *: pre-filled dari modal terakhir, edit kalau ada perubahan harga supplier. Hanya untuk rincian batch & laporan โ€” harga modal default produk tidak ikut berubah
  5. Informasi Batch (opsional): Nomor Batch, Tanggal Expired, Informasi Supplier, Catatan
  6. Tap Simpan โ†’ stok bertambah, batch baru tercatat
Form Tambah Stok untuk Aki GS Astra 12V 5Ah: Stok Saat Ini 6 pcs, Harga Modal Terakhir Rp165.000, Jumlah* required, Harga Modal 165.000, Informasi Batch (Nomor, Tanggal Expired, Supplier, Catatan), Simpan
Form Tambah Stok โ€” Jumlah + Harga Modal + Informasi Batch (Nomor, Expired, Supplier)

๐Ÿ“ฆ Multi-batch: Kalau beli oli dari supplier yang sama tapi harga modal beda (kenaikan harga), tiap purchase masuk sebagai batch terpisah. Sistem hitung profit pakai harga modal sesuai batch yang dipakai (FIFO โ€” yang masuk duluan, keluar duluan).

C. Penyesuaian Stok (Stock Adjustment)

Kapan butuh: stok di rak beda dari sistem (rusak, hilang, expired, salah hitung).

  1. Menu Stok โ†’ Penyesuaian Stok
  2. Pilih Produk
  3. Stok Saat Ini: auto-display (mis. 10)
  4. Stok Aktual: input jumlah riil di rak (mis. 8) โ€” sistem hitung selisih: -2
  5. Alasan: dropdown pilihan. Rusak, Hilang, Expired, Salah Hitung, Lainnya
  6. Catatan: detail (mis. "2 unit oli bocor, dibuang")
  7. Tap Simpan โ†’ stok di-update, entri di Riwayat Stok

โš ๏ธ Audit trail: Setiap penyesuaian tersimpan di Riwayat Stok dengan timestamp & nama user. Untuk integritas data, jangan lupa isi alasan & catatan yang jelas.

D. Stok Menipis & Reorder

  1. Di home, card oranye Stok Menipis tampilkan count produk yang stok โ‰ค minimum
  2. Tap card โ†’ langsung ke Stok Menipis dengan list produk yang perlu di-restock
  3. Atau akses lewat Menu Stok โ†’ Stok Menipis
  4. Tabs di atas: Semua / Menipis / Habis โ€” filter berdasarkan tingkat urgency
  5. Untuk PO ke supplier: tap produk โ†’ lihat supplier terakhir โ†’ buka Menu Pembelian โ†’ buat PO baru
Layar Stok Menipis dengan counter 0 Stok Menipis & 0 Stok Habis, tabs Semua/Menipis/Habis, filter kategori, empty state Tidak ada stok menipis - Semua produk memiliki stok cukup
Stok Menipis โ€” tabs Menipis/Habis, filter kategori, empty state hijau (semua aman)

๐Ÿ’ก Tips Manajemen Stok

  • Set stok minimum realistis berdasarkan rata-rata penjualan (mis. jual 2 oli/hari, minimum 6 = stok untuk 3 hari)
  • Cek Stok Menipis minimal seminggu sekali โ€” untuk plan PO mingguan
  • Cek Mendekati Expired bulanan โ€” habiskan oli/fluida yang dekat expired via promo
  • Lakukan stock opname (hitung fisik) bulanan, koreksi via Penyesuaian Stok
  • Untuk sparepart dengan return-rate tinggi (mis. kampas rem), set stok minimum lebih tinggi